Rabu, 08 Februari 2012

Dampak Belum Dewasanya Supporter di Tangerang

PSSI TANGERANG

TANGERANG - Maraknya aksi tauran dan pengerusakan aset umum yang dilakoni suporter Persikota dan Persita saat laga di stadion Benteng Kota beberapa tahun terakhir membuat gerah banyak pihak.
Sejummlah Tokoh Agama Dan Kementriaan Setuju Mengharamkaan Laga PERSIKOTA Dan PERSITA Di Tangerang , Semua Warga Tangerang Juga Setuju
Untuk Tidak mengadakaan Lagi Sepak Bola Di Tangerang , Hal Ini Sudah Di tanda tangani Oleh Arif .

"Kami Sudah Sepakat Tidak Mengizinkaan Pertandingan lagi Di Tangerang
Untuk Para LBV ( LASKAR BENTENG VIOLA ) Dan BETMAN ( BENTENG MANIA )
Kemarin Adalah Laga Terakhir Tim kalian Bertanding Di Stadion Benteng Tangerang , Jadi Sekali Lagi Sepak Bola Di Tangerang Di Tiadakaan Tegas 'arif.

Sementara itu, Mantan pengurus Persikota Ebrown Lubuk, mendukung upaya MUI untuk meniadakan pertandingan sepak bola di Kota Tangerang. Pasalnya panitia pelaksana pertandingan kerap lepas tangan saat terjadi aksi tauran yang menelan korban dan merusak fasilitas umum.

"Pertandingan sepak bola di stadion Benteng lebih banyak mudaratnya dibanding manfaatnya. Makanya lebih baik dihentikan dan jangan dilaksanakan lagi sebelum jatuh korban lebih banyak dan kerusakan fasilitas umum lainnya," ujar Ebrown.

Dia menambahkan, sikap arogan para suporter ini selain sering membuat kemacetan, tawuran juga sering kali merembet pada kerusakan fasilitas umum dan jatuhnya korban jiwa maupun luka. “Makanya pertandingan Persikota dan Persita di Kota Tangerang ditiadakan,” tegasnya.
 
Sumber 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar