Sabtu, 31 Desember 2011

Komdis Degradasi Sriwijaya FC


JAKARTA – Setelah sempat tertunda dengan berbagai alasan, Komdis PSSI akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Sriwijaya FC Palembang sebagai buntut keikutsertaan tim berjuluk Laskar Wong Kito itu di kompetisi Indonesia Super League (ISL). Seperti sembilan klub yang sanksinya sudah diputus sebelumnya, Sriwijaya juga dijatuhi sanksi didegradasi ke Divisi Utama pada musim 2012–2013.

Selain itu, Sriwijaya dikenai denda Rp 500 juta plus larangan melakukan transfer pemain mana pun di musim 2011–2012. Termasuk melakukan aktivitas di transfer matching system (TMS). Sembilan klub yang terlebih dulu diberi sanksi yang sama adalah Mitra Kukar, Persisam Putra Samarinda, Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, PSPS Pekanbaru, Deltras Sidoarjo, Pelita Jaya, Persidafon Dafonsoro, dan Persiwa Wamena.
”Sriwijaya FC atau PT Sriwijaya Optimis Mandiri, sebagai klub profesional 2011–2012 PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) di bawah yuridiksi PSSI, bahwa pada tanggal 17 Desember lalu sudah dijadwalkan ada pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Tapi dibatalkan karena menolak tampil,” kata Catur Agus Saptono, wakil ketua Komdis PSSI, dalam konferensi pers di kantor PSSI kemarin sore (20/12).
Selain Sriwijaya, komdis juga memutus sanksi untuk PSIM Jogjakarta dan Persita Tangerang. Dua klub itu dijatuhi sanksi yang serupa dengan Sriwijaya. Tapi, jumlah dendanya hanya Rp 250 juta karena level mereka yang di Divisi Utama.
Berani kepada tim lain, Komdis PSSI sepertinya tidak punya nyali terhadap juara ISL musim 2010–2011 Persipura Jayapura. Sampai kemarin komdis belum berani menjatuhkan sanksi kepada klub yang haknya tampil di Liga Champions Asia sudah melayang sebagai akibat konflik di PSSI itu.
Menurut Catur, PSSI masih terus berusaha melakukan rekonsiliasi dengan Persipura. Padahal, tim besutan Jacksen F. Tiago tersebut secara jelas-jelas sudah melakoni beberapa pertandingan ISL. Kabarnya, PSSI terus membujuk Mutiara Hitam –julukan Persipura– untuk tampil di IPL.
”Untuk Persipura, saat ini masih terus dilakukan pembicaraan rekonsiliasi dan komdis belum bisa memberikan sanksi apa-apa. Ketua umum masih mengupayakan klub-klub ISL kembali. Tapi, yang sudah menyatakan tidak mau pasti dihukum,” papar Catur.

Sumber: http://sport.indopos.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar