Selasa, 03 April 2012

La Nyalla Rekrut Pemain ISL-IPL, Riedl Bakal Langsung Bekerja

Alfred Riedl
PSSI versi La Nyalla Mattalitti benar-benar menafikan PSSI pimpinan ketua umum Djohar Arifin. Mereka akan memulai langkah membentuk Timnas sendiri mulai minggu depan dengan pelatih Alfred Riedl.
“Itu sudah fix, minggu depan kami panggil dia untuk ke Indonesia,” kata wakil ketua umum PSSI versi Nyalla, Rahim Soekasah , kemarin (1/4). Menurut dia, pembicaraan dengan Riedl telah dilakukan. Kedatangannya ke Indonesia adalah untuk memastikan sekalgius memberikan gambaran kerjanya dalam membentuk Timnas sesuai dengan kesepakatan dalam rapat Exco, Sabtu (31/3) malam lalu.
Salah satu langkah yang harus segera dilakukan oleh Riedl adalah melakukan talent scouting untuk menemukan pemain-pemain yang layak bergabung di Timnas. Pemantauan bukan hanya dilakukan untuk klub Indonesia Super League (ISL) yang berada di naungan PSSI kubu Nyalla, tapi juga pemain di klub Indonesia Premier League (IPL) yang berada di bawah PSSI Djohar.
“Kami berusaha menjalankan himbauan dari pemerintah yang meminta untuk membentuk timnas terbaik. Tidak membeda-bedakan pemain,” ucap Rahim.
Mengenai pemain yang terpilih, lanjut Dia, diserahkan sepenuhnya kepada Riedl. Rahim tidak ingin menganggu kinerja pelatih agar hasil yang didapat bisa lebih maksimal ke depannya.
Sementara itu, untuk timnas U-23 pelatih yang dipersiapkan untuk menanganinya adalah Rahmad Darmawan. Pelatih klub Pelita Jaya itu sebelumnya juga membuka tangan jika ada tawaran dari PSSI, hanya, dia juga tetap akan fokus untuk melatih klub hingga musim berakhir.
Di sisi lain, mengenai legitimasi PSSI-nya, Nyalla menegaskan akan tersu berjuang. Termasuk, untuk timnas yang akan dibawanya melakoni pertandingan ke luar negeri. Dia optimistis dunia akan mengakui timnas yang dia bentuk karena materi yang akan dipilih sudah cukup dikenal oleh dunia.
“FIFA pasti akan melihatnya. Mereka tahu, siapa saja pemain terbaik Indonesia dan siapa pemain yang bukan. Kami yakin akan mendapat pengakuan,” tuturnya.
Dia mencontohkan dengan kasus saat Indonesia menurunkan pemain-pemain yang hanya berasal dari IPL  saat melakoni laga Pra Piala DUnia dan kalah melawan Bahrain 0-10 pada 29 Februari silam. Saat itu, lanjut dia, dunia mempertanyakan kenapa Indonesia tak mengirimkan pemain terbaiknya.
“Dengan pemain yang terbaik, tentu dunia akan melihat. Kami yakin legitimasi akan kami dapatkan,” tandasnya.
Sementara itu, saat koordinator timnas PSSI Djohar, Bob Hippy, dihubungi, Dia menilai langkah Nyalla membentuk timnas akan sia-sia. Menurutnya, dengan status illegal, dunia tidak akan mau bertanding melawan Timnas mereka.
“Kami sduah memberitahukan kepada AFC maupun FIFA. Tidak mungkin negara yang paham statuta FIFA akan mau bertanding dengan timnas mereka ,” ucapnya. (jpnn)

sumber 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar